Lahirnya sang Anak Desa
Di pagi buta, hujan deras petir mengelegar, seorang laki- laki dengan susah payah, minim penerangan mengayuh sepeda butut yang nyaris sebeperti rongsokan menuju Mbah Dukun Bayi, sesampai di rumah sang dukun Dia mengutarakan maksut kedatangannya. Secepat kilat sang Dukun beranjak dari tempatnya, untuk menyanggupi maksut dari tamunya.
Sesampai di rumah sang laki- laki, seorang perempuan paruh baya sedang berbaring berjuang untuk melahirkan calon anaknya, hujan deras di selinggi petir menggelegar sang Dukun sekuat tenaga membantu kelahiran calon bayi.
Tepat saat petir menunjukan perkasananya, anak laki- laki terlahir di dunia, semua orang di dalam rumah sederhana itu terharu bahagia. Sedang di ruang persalinan sang bayi menangis keras sekali, menunjukkan terlahir sehat tanpa kurang suatu apapun, pun demikian dengan sang ibu, menangis bahagia telah melahirkan bayi laki- laki dengan keadaan sehat.
Seluruh penghuni rumah pun ramai bahagia dengan terlahirnya sang bayi laki- laki.
Post a Comment for "Lahirnya sang Anak Desa"
Silahkan tinggalkan komentar Kamu
berupa saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. Terima kasih